Iklan

Archive for Januari, 2014



Agar Mata Tetap Sehat, Rutinlah Ngemil Jagung Manis

 
thumbnail

Foto: Thinkstock Sayuran berwarna kuning cerah ini selalu cocok diolah jadi berbagai jenis menu. Dari direbus, tumis, bakar, hingga diolah jadi puding bakwan, ataupun sup. Selain enak, jagung manis memang bisa mencegah kanker paru-paru!

Jagung manis diketahui mengandung senyawa bernama beta cryptoxanthin, yang manfaatnya mirip dengan beta carotene. Saat dikonsumsi, tubuh akan mengubah beta cryptoxanthin menjadi vitamin A.

Seperti dimuat dalam Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention, terdapat hubungan antara konsumsi beta cryptoxanthin dengan perkembangan kanker paru-paru. Disimpulkan jika kandungan beta cryptoxanthin sangat baik dikonsumsi untuk menekan risiko kanker paru-paru.

Tak hanya proteksinya terhadap kesehatan paru-paru, rupanya jagung manis juga memiliki kandungan antioksidan zeaxanthin. Zeaxanthin merupakan elemen yang memunculkan warna kuning pada jagung. Konsumsi zeaxanthin sangat baik untuk melindungi mata dari berbagai penyakit, salah satunya penyakit pada makula .

Makula adalah daerah di tengah retina, yang mendeteksi cahaya di depan mata.Makula sangatlah penting dalam menunjang aktivitas tubuh, seperti membaca, menulis, juga mengenali wajah dan warna. Selain itu, jagung manis juga mengandung folat dan beta carotene, yang juga berperan dalam melindungi kesehatan makula.

Berdasarkan buku Tabel dan Komposisi Pangan Indonesia yang dikeluarkan oleh Persatuan Ahli Gizi tahun 2009, tiap 100 gram jagung kuning rebus mengandung 53,2 gram air dan memasok energi 142 kkal. Sementara itu, di dalamnya terdapat 30,3 gram karbohidrat, 105 mg fosfor, juga 225 ug karoten total.

Iklan

Teh adalah salah satu jenis minuman yang dipercaya dapat menyehatkan tubuh. Kandungan herbal di dalamnya dapat meningkatkan kualitas kesehatan Anda. Selain itu zat anti oksidan di dalam teh juga mampu membuat Anda terhindar dari berbagai macam serangan penyakit.

Namun ternyata ada beberapa hal berbahaya yang tersembunyi di dalam teh yang dapat merusak kesehatan Anda.

‘Natural flavour’ di dalam teh
Anda patut waspada dengan tulisan ‘natural flavour’ di dalam teh. Sebab tidak selamanya teh tersebut mempunyai kandungan alami yang mempengaruhi rasa teh. Bisa jadi label tersebut hanyalah trik untuk menarik minat konsumen untuk membeli teh produksi para produsen tersebut.

Kemasan teh
Pastikan kemasan teh yang Anda konsumsi benar-benar aman. Terutama berkaitan dengan teh celup. Sebab kantong teh celup ini mengandung epiklorohidrin, senyawa yang dikenal mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh, menyebabkan kemandulan, dan kanker.

Komposisi teh
Selalu pilihlah komposisi atau bahan teh yang organik. Sebab teh juga dapat mengandung pestisida yang berasal dari daun teh yang ditanam.

Teh dapat merugikan kesehatan Anda apabila Anda salah dalam memilih jenis teh. Oleh karena itu sebelum mengonsumsinya, pelajari dengan benar komposisi bahan, kemasan, dan cara mengolah teh tersebut.

(Sumber : Merdeka.Com,6 Januari 2014)